Hei hujan yang sembunyi loteh terlalu lama, bangunlah!
Kamu sudah ganteng.
Aku seribu kali lebih suka air. Jika ia berilir merdu terikat bumi. Aku tidak cocok dengan seserpih debu yang bertatap muka denganku.
Bahkan jika kaki-kaki hujan pakai payung dan berkaus kaki, aku hanya rindu ikat-ikat rintik itu, lalu kupakai untuk berdansa.
Perlu kau ketahui bahwa sekarang aku menyukai pelangi, agar kau turun lagi, wahai tetes-tetes remuk langit.

:)
Nickijo






0 orang baik hati telah mampir..:
Post a Comment